Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Lima Waktu, Untuk Amalan Lainnya Pasti Lebih Disia-siakan Lagi

Mei 6, 2009 pukul 2:38 pm | Ditulis dalam Shalat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

masjid9

Sudah sepatutnya kita menjaga shalat lima waktu. Barangsiapa yang selalu menjaganya, berarti telah menjaga agamanya. Barangsiapa yang sering menyia-nyiakannya, maka untuk amalan lainnya akan lebih disia-siakan lagi. Continue Reading Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Lima Waktu, Untuk Amalan Lainnya Pasti Lebih Disia-siakan Lagi…

Download: Mengaku Islam di KTP Namun Meninggalkan Shalat 5 Waktu

April 24, 2009 pukul 2:00 pm | Ditulis dalam Shalat | 1 Komentar
Tag: , ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

kitab-1

Pada kesempatan kali ini kami menyediakan e-book RUMAYSHO gratis mengenai hukum meninggalkan shalat 5 waktu. Silakan didownload di sini. Continue Reading Download: Mengaku Islam di KTP Namun Meninggalkan Shalat 5 Waktu…

Pintu Taubat Masih Terbuka bagi Orang yang Meninggalkan Shalat

April 23, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | 1 Komentar
Tag: , ,

Seri terakhir dari tiga tulisan: Mengaku Islam di KTP Namun Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

kitab2
Berbagai Kasus Orang Yang Meninggalkan Shalat

Pada pembahasan ini, kami akan membagi beberapa kasus orang yang meninggalkan shalat. Sumber rujukan pembahasan ini adalah dari kitab Manhajus Salaf ‘inda Syaikh Nashiruddin Al Albani, Amru Abdul Mun’im Salim. Continue Reading Pintu Taubat Masih Terbuka bagi Orang yang Meninggalkan Shalat…

Apakah Orang yang Meninggalkan Shalat Itu Kafir alias Bukan Muslim?

April 22, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | 2 Komentar
Tag: , ,

Seri kedua dari tiga tulisan: Mengaku Islam di KTP Namun Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

hakim

Asy Syaukani rahimahullah mengatakan bahwa tidak ada beda pendapat di antara kaum muslimin tentang kafirnya orang yang meninggalkan shalat karena mengingkari kewajibannya. Namun apabila meninggalkan shalat karena malas dan tetap meyakini shalat lima waktu itu wajib -sebagaimana kondisi sebagian besar kaum muslimin saat ini-, maka dalam hal ini ada perbedaan pendapat (Lihat Nailul Author, 1/369). Continue Reading Apakah Orang yang Meninggalkan Shalat Itu Kafir alias Bukan Muslim?…

Dosa Meninggalkan Shalat 5 Waktu Lebih Besar Dari Dosa Berzina dan Dosa Besar Lainnya

April 21, 2009 pukul 3:10 am | Ditulis dalam Shalat | 7 Komentar
Tag: , ,

Seri pertama dari tiga tulisan: Mengaku Islam di KTP Namun Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

green11

Inilah keadaan kaum muslimin saat ini, sungguh memprihatinkan. Kita semua pasti tahu bahwa shalat adalah perkara yang amat penting. Bahkan shalat merupakan rukun Islam, salah satu penegak bangunan Islam. Tanpa shalat bagaimana mungkin bangunan Islam bisa tegak. Namun, itulah realita yang tidak bisa dipungkuri dalam umat ini. Kalau kita melirik sekeliling kita, ada saja orang-orang bahkan kerabat kita sendiri yang meninggalkan salah satu rukun Islam ini. Mungkin di antara mereka, ada yang hanya shalat sekali sehari, hanya shalat maghrib saja. Ada pula mungkin yang shalat hanya sehari seminggu yaitu melaksanakan shalat Jum’at saja, selain hari itu tidak pernah melaksanakan shalat. Ada pula yang lebih parah lagi dalam setahun hanya dua kali baru melaksanakan shalat yaitu shalat Idul Fithri dan Idul Adha. Bahkan di beberapa tempat, memang mereka mengaku beragama Islam karena di KTP-nya saja ditulis beragama Islam dan begitu juga dalam akad nikah juga mengaku beragama Islam. Namun, kesehariannya jika kita tilik ternyata tidak ada satu shalat pun dikerjakan. Lebih parah lagi di suatu desa banyak yang tidak menghadiri shalat Jum’at. Bahkan di desa tersebut tidak dilaksanakan shalat Jum’at sama sekali, padahal mereka yang berada di sana mengaku beragama Islam. Continue Reading Dosa Meninggalkan Shalat 5 Waktu Lebih Besar Dari Dosa Berzina dan Dosa Besar Lainnya…

Hukum Shalat Jama’ah bagi Wanita

April 17, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat Jama'ah | 5 Komentar
Tag: , ,

Alhamdullillahilladzi hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih kamaa yuhibbu Robbunaa wa yardho. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallam.

masjid5Setelah kita mengetahui hukum shalat jama’ah, sekarang kita mengkhususkan pembahasan shalat jama’ah bagi wanita. Semoga Allah memudahkan setiap urusan hamba-Nya. Continue Reading Hukum Shalat Jama’ah bagi Wanita…

Dicopet Oleh Setan dalam Shalat

Maret 26, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | 4 Komentar
Tag: ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
typing3Dari ‘Aisyah, beliau berkata,

سألت رسول الله صلى الله عليه و سلم عن الالتفات في الصلاة ؟
“Saya bertanya mengenai memalingkan muka ketika shalat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda,
هو اختلاس يختلسه الشيطان من صلاة العبد
“Itu adalah copetan yang dicopet oleh setan dalam shalat seseorang.” (HR. Bukhari) [Bukhari: 16-Kitab Shifat Shalat, 11-Bab Memalingkan Muka Ketika Shalat, dan 63-Kitab Bad’ul Kholqi, 11-Bab Sifat Iblis dan Tentaranya]

Continue Reading Dicopet Oleh Setan dalam Shalat…

Janganlah Mengusap Debu Ketika Shalat

Maret 22, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | 2 Komentar
Tag: , ,

masjidMu’aiqib mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada seseorang yang mengusap debu ketika sujud,

إن كنت فاعلا فواحدة
“Jika engkau mau mengusapnya, maka cukup sekali saja.” (HR. Bukhari)

Continue Reading Janganlah Mengusap Debu Ketika Shalat…

Menyantap Makanan yang Sudah Tersaji Lebih Didahulukan Daripada Shalat

Maret 13, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | 2 Komentar
Tag: ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

makanan

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا قدم العشاء فابدؤوا به قبل أن تصلوا صلاة المغرب ولا تعجلوا عن عشائكم
“Apabila makan malam sudah tersaji, maka dahulukanlah makan malam tersebut dari shalat maghrib. Dan janganlah kalian tergesa-gesa dari makan kalian itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

[Bukhari: 15-Kitab Al Jama’ah wal Imamah, 14-Bab Apabila Makanan Telah Dihidangkan dan Shalat Hendak Ditegakkan. Muslim: 6-Kitab Al Masajid, 17-Bab Terlarangnya Mendahulukan Shalat Sedangkan Makan Malam Telah Tersaji dan Ingin Dimakan Pada Saat Itu Juga] Continue Reading Menyantap Makanan yang Sudah Tersaji Lebih Didahulukan Daripada Shalat…

Larangan Shalat dalam Keadaan Tangan di Pinggang

Maret 10, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

(Revisi dari posting sebelumnya. Seharusnya pinggang, bukan lambung. Posting kali ini adalah sebagai ralat)

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

tenang
Dari Abu Hurairah, beliau berkata,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُصَلِّىَ الرَّجُلُ مُخْتَصِرًا
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron (tangan diletakkan di pinggang).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Continue Reading Larangan Shalat dalam Keadaan Tangan di Pinggang…

Apakah Niat Perlu Dilafazhkan? Haruskah dengan Usholli …?

Februari 3, 2009 pukul 5:00 pm | Ditulis dalam Melafalkan Niat | 12 Komentar
Tag: , , , , , , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal (ralat dari posting sebelumnya yang terpotong)

writing6Sahabat -Al Faruq- Umar bin Khaththab radhiyallahu ’anhu berkata,”Saya mendengar Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

’Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ia telah berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya’.” (HR. Bukhari & Muslim).

Inilah hadits yang menunjukkan bahwa amal seseorang akan dibalas atau diterima tergantung dari niatnya.

Setiap Orang Pasti Berniat Tatkala Melakukan Amal Continue Reading Apakah Niat Perlu Dilafazhkan? Haruskah dengan Usholli …?…

Shalat Tahiyyatul Masjid Di Waktu Terlarang Untuk Shalat

Januari 30, 2009 pukul 8:15 am | Ditulis dalam Shalat | 6 Komentar
Tag: , ,

Oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Diterjemahkan oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST
Sumber
: Majmu’ Fatawa, 5/311, Asy Syamilah

masjid2Seperti kita ketahui bersama bahwa ada waktu-waktu terlarang untuk shalat. Ada 5 waktu yang dimaksudkan yaitu [1] sesudah shalat shubuh sampai matahari terbit, [2] ketika metahari terbit hingga setinggi tombak, [3] ketika matahari berada di atas kepala hingga tergelincir ke barat, [4] sesudah shalat Ashar sampai matahari menguning, dan [5] ketika matahari menguning sampai matahari tenggelam sempurna. Inilah waktu-waktu terlarang untuk shalat sebagaimana dijelaskan para ulama berlandaskan pada hadits-hadits yang shohih. Namun yang jadi pertanyaan adalah bagaimana jika kita masuk masjid pada waktu terlarang tadi, apakah kita boleh mengerjakan shalat sunnah tahiyatul masjid? Berikut penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawanya. Continue Reading Shalat Tahiyyatul Masjid Di Waktu Terlarang Untuk Shalat…

Apakah Disyariatkan Shalat Ghaib untuk Saudara kita di Palestina?

Januari 14, 2009 pukul 7:30 am | Ditulis dalam Shalat | 2 Komentar
Tag: , , , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

Shalat Ghoib adalah menyolatkan jenazah yang tidak berada di tempat atau berada di negeri lain.masjid21
Mengenai disyariatkannya shalat ghoib terdapat perselisihan di antara para ulama. Ada ulama yang membolehkan, ada pula yang tidak membolehkan dan ada pula yang merinci. Berikut penjelasannya. Continue Reading Apakah Disyariatkan Shalat Ghaib untuk Saudara kita di Palestina?…

Ternyata Ketika Hujan Ada Keringanan untuk Shalat Di Rumah

Januari 2, 2009 pukul 7:00 pm | Ditulis dalam Musim Hujan, Shalat | 2 Komentar
Tag: , , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

air1Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat jama’ah memiliki keutamaan yang sangat besar, lebih 27 derajat dari shalat sendirian. Mengenai hukum shalat jama’ah (khususnya kaum pria), ada yang mengatakan hukumnya fardhu ’ain, ada pula yang mengatakan fardhu kifayah (jika sebagian sudah melaksanakan, maka yang lain tidak perlu), dan ada pula yang menilai bahwa hukum shalat jama’ah adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat-sangat ditekankan). Namun berdasarkan pendapat-pendapat ini, semua pendapat tetap mengatakan lebih baik shalat jama’ah di masjid daripada shalat sendirian di rumah. Dan mereka yang mengatakan bahwa hukum shalat jama’ah adalah sunnah muakkad tetap menekankan agar shalat jama’ah tetap dilakukan selama tidak ada udzur (halangan). Dan di antara udzur untuk tidak shalat jama’ah akan kita jelaska pada posting kali ini yaitu ketika turun hujan deras yang menyulitkan untuk ke masjid. Silakan membaca pembahasan selengkapnya. Continue Reading Ternyata Ketika Hujan Ada Keringanan untuk Shalat Di Rumah…

Hukum: Makmum Mengeraskan Bacaan Takbir di Belakang Imam

Desember 29, 2008 pukul 4:00 pm | Ditulis dalam Shalat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Sering kita menyaksikan seperti ini ketika shalat jama’ah. Ketika imam bertakbir ‘ALLAHU AKBAR’, makmum pun ikut menyeruakan takbirnya dengan kerasnya.
Apakah memang hal seperti ini dianjurkan bagi makmum?
Mari kita lihat fatwa ulama-ulama besar Saudi Arabia yang berada di Al Lajnah Ad Da’imah lil Buhuts wal Ifta’ (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi) mengenai hal ini. Continue Reading Hukum: Makmum Mengeraskan Bacaan Takbir di Belakang Imam…

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.