Orang-Orang Musyrik Lebih Paham Makna Laa Ilaha Illallah

Februari 10, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Tauhid | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal

Alhamdulillah wash sholaatu was salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
writing3Setelah kita melihat tafsiran yang tepat dari kalimat laa ilaha illallah pada posting sebelumnya. Kita dapat melihat bahwasanya orang-orang musyrik dahulu sebenarnya lebih paham tentang laa ilaha illallah daripada umat Islam saat ini khusunya para da’inya. Continue Reading Orang-Orang Musyrik Lebih Paham Makna Laa Ilaha Illallah…

Tafsiran Kalimat ‘LAA ILAHA ILLALLAH’ menurut para ulama ahli tafsir

Februari 9, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Tauhid | 3 Komentar
Tag: , , , ,

Seri terakhir dari tiga tulisan (Lanjutan: Hanya Allah yang Berhak Disembah)
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal

nabi-palsuUntuk mendukung pendapat kami pada posting sebelumnya mengenai tafsiran laa ilaha illallah, selanjutnya kami akan membawakan perkataan para pakar tafsir mengenai tafsiran ’laa ilaha illallah’ ini, agar kami tidak dianggap membuat-buat tafsiran tersebut. Semoga bermanfaat. Continue Reading Tafsiran Kalimat ‘LAA ILAHA ILLALLAH’ menurut para ulama ahli tafsir…

Hanya Allah yang Berhak Disembah

Februari 8, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Tauhid | 2 Komentar
Tag: , , , ,

Seri dua dari tiga tulisan (Lanjutan: Salah Fatal dalam Menafsirkan Kalimat Syahadat)
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

mosque1Pembahasan kedua adalah bagaimana jika ‘laa ilaha illallah’ ditafsirkan dengan pengertian Tuhan yang kedua yaitu sesembahan, maka makna ‘laa ilaha illallah’ menjadi ‘tidak ada sesembahan selain Allah’.
Sebenarnya pengertian ilah pada tafsiran kedua sudah benar karena kata ‘ilah’ secara bahasa berarti sesembahan (ma’bud atau ma’luh). Dan para ulama juga menafsirkan kata ilah juga dengan sesembahan. Lihat sedikit penjelasan berikut ini. Continue Reading Hanya Allah yang Berhak Disembah…

Salah Fatal dalam Menafsirkan Kalimat Syahadat

Februari 7, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Tauhid | 2 Komentar
Tag: , , , ,

Seri satu dari tiga tulisan
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

mengadiliMasih terngiang-ngiang di telinga kita apa yang dikatakan guru agama kita di bangku sekolah dasar ketika menerangkan mengenai makna kalimat tauhid ‘laa ilaha illallah’. Guru kita pasti mengajarkan bahwa kalimat ‘laa ilaha illallah’ itu bermakna ’Tiada Tuhan selain Allah’. Namun apakah tafsiran kalimat yang mulia ini sudah benar? Sudahkah penafsiran ini sesuai dengan yang diinginkan Al Qur’an dan Al Hadits? Pertanyaan seperti ini seharusnya kita ajukan agar kita memiliki aqidah yang benar yang selaras dengan Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman generasi terbaik umat ini (baca : salafush sholih). Continue Reading Salah Fatal dalam Menafsirkan Kalimat Syahadat…

Kalimat Syahadat Bukan Hanya Di Lisan, Ada Syarat-Syaratnya

Februari 6, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Tauhid | 2 Komentar
Tag: , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal

Alhamdulillah wash sholaatu was salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
kunci2Setelah kita mengetahui keistimewaan kalimat laa ilaha illallah pada posting sebelumnya, maka perlu diketahui bahwasanya kalimat laa ilaha illallah tidaklah diterima dengan hanya diucapkan semata. Banyak orang yang salah dan keliru dalam memahami hadits-hadits tentang keutamaan laa ilaha illallah. Mereka menganggap bahwa cukup mengucapkannya di akhir kehidupan –misalnya-, maka seseorang akan masuk surga dan terbebas dari siksa neraka. Hal ini tidaklah demikian.
Semua muslim pasti telah memahami bahwa segala macam bentuk ibadah tidaklah diterima begitu saja kecuali dengan terpenuhi syarat-syaratnya. Misalnya saja shalat. Ibadah ini tidak akan diterima kecuali jika terpenuhi syaratnya seperti wudhu. Begitu juga dengan puasa, haji dan ibadah lainnya, semua ibadah tersebut tidak akan diterima kecuali dengan memenuhi syarat-syaratnya. Maka begitu juga dengan kalimat yang mulia ini. Kalimat laa ilaha illallah tidak akan diterima kecuali dengan terpenuhi syarat-syaratnya. Itulah yang harus kita ketahui. Continue Reading Kalimat Syahadat Bukan Hanya Di Lisan, Ada Syarat-Syaratnya…

5 Keutamaan Kalimat Syahadat (Laa Ilaha Illallah)

Februari 5, 2009 pukul 1:00 pm | Ditulis dalam Tauhid | 3 Komentar
Tag: , , , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
typing2Kalimat syahadat yaitu (laa ilaha illallah) sudah kita ketahui bersama. Namun, kebanyakan kita belum mengetahui bahwa kalimat yang satu ini memiliki keistimewaan yang luar biasa. Itulah yang patut kita ketahui saat ini. Ingatlah bahwa kalimat ini bukanlah kalimat biasa-biasa saja. Marilah kita simak pembahasan berikut, semoga bermanfaat. Continue Reading 5 Keutamaan Kalimat Syahadat (Laa Ilaha Illallah)…

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.