Pemborosan Harta Di Depan Internet

April 26, 2009 pukul 12:00 pm | Ditulis dalam Nasehat, Qolbu | 15 Komentar
Tag: , ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

duit boros

Senang membuang-buang harta untuk hal yang sia-sia termasuk meniru perbuatan setan. Allah Ta’ala berfirman,

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27).

Maksudnya adalah mereka menyerupai setan dalam hal ini.

Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan sesuatu pada jalan yang keliru.”

Mujahid mengatakan, “Seandainya seseorang menginfakkan seluruh hartanya dalam jalan yang benar, itu bukanlah tabdzir (pemborosan). Seandainya seseorang menginfakkan satu mud saja (ukuran telapak tangan) pada jalan yang keliru, itulah yang dinamakan tabdzir (pemborosan).”

Qotadah mengatakan, “Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam berbuat maksiat pada Allah, pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk berbuat kerusakan.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, pada tafsir surat Al Isro’ ayat 26-27)

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إن الله يرضى لكم ثلاثاً، ويسخط لكم ثلاثاً؛ يرضى لكم أن تعبدوه ولا تشركوا به شيئاً، وأن تعتصموا بحبل الله جميعاً، وأن تناصحوا من ولاه الله أمركم، ويكره لكم، قيل وقال، وكثرة السؤال، وإضاعة المال

“Sesungguhnya Allah meridlai tiga hal bagi kalian dan murka apabila kalian melakukan tiga hal. Allah ridha jika kalian menyembah-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan (Allah ridla) jika kalian berpegang pada tali Allah seluruhnya dan kalian saling menasehati terhadap para penguasa yang mengatur urusan kalian. Allah murka jika kalian sibuk dengan desa-desus, banyak mengemukakan pertanyaan yang tidak berguna serta membuang-buang harta.”

(Shahih)-Ash Shahihah (685): [Muslim: 30-Kitab Al Aqdhiyah, hal. 10]

Jadi, termasuk perbuatan boros adalah apabila seseorang menghabiskan harta pada jalan yang keliru. Semisal seseorang berjam-jam duduk di depan internet, lalu membuka Facebook, blog, email dan lainnya, lantas dia tidak memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat, namun untuk hal-hal yang mengandung maksiat. Na’udzu billahi min dzalik.

Perbuatan semacam ini termasuk pembuangan harta yang sia-sia karena tidak diletakkan pada tempat yang semestinya. Cobalah seseorang ketika berada di hadapan internet memanfaatkan dunia maya tersebut untuk dakwah dan menasehati orang lain. Seperti inilah yang dikatakan bermanfaat, bukan malah seseorang menghabiskan untuk hal yang sia-sia, cuma tanya kabar dan hal yang tidak bermutu. Membuka facebook hanya mencari aplikasi yang sia-sia atau bahkan yang mengandung maksiat.

Semoga Allah memudahkan kita untuk mengisi waktu kita di setiap tempat dengan hal-hal yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain terutama dalam masalah agama dan akhirat. Ingatlah hal ini selalu …!

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

****
Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya
Muhammad Abduh Tuasikal
Disusun di rumah mertua tercinta, di pagi hari yang penuh berkah
30 Rabi’ul Akhir 1430 H

15 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. syukron mas…

  2. Jazakallah khair atas artikelnya.
    Semoga kita dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
    Waktu seperti roda yang berputar, siapa lengah dia akan tergilas oleh rodanya.

  3. “sedetik waktu yang kita lalui mengurangi umur kita, serupiah yang kita keluarkan pun ada pertanggungjawabannya…
    Nah, …..

  4. Makasih nesehatnya…
    Memang kita terkadang lalai,oleh karenanya perlu adanya nasehat.

  5. Assalamu’alaikum,

    Syukron untuk nasehatnya.
    afwan numpang info, ada aplikasi HP tentang dasar-dasar tauhid (al-qowaidu al-arba) bagi para pencari aplikasi yang bermanfaat di http://zakiyun.com/027-empat-kaidah-dasar-tauhid/ matan dan terjemahnya dalam bahasa Indonesia.

  6. Jazaakallohu khoyr, akhi

  7. Jazajakallahu khoiran, izin ana copas ke blog http://facebook-sunnah.blogspot.com/

  8. Share: baca2 juga artikel ini

  9. hanya orang-orang yang memahami hakikat hidup dan kehidupan sesudahnya yang selalu rindu tulisan penuh hikmah…seperti ini….
    mengingatkan kita bahwa kita harus bawa banyak “sangu” untuk menghadapNYA….

  10. syukron….

  11. assalamua’laikum …

    syukron jazakallah khairon katsiero..

    atas tausiyahnya..buat ana pribadi T_T

    Semoga Allah mengampuni , dosa dan khilaf ana….
    baik yg tersembunyi maupun yg tampak…

    al Faqir illa maghfirati rabbihi..

  12. waduh,jadi kesindir..terima kasih atas nasihatnya,moga2 inet jadi makin berguna

  13. jazakallah khair

  14. makasih infonya…!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: