Apakah Orang yang Shalat Jama’ah di Rumah Mendapatkan 27 Derajat?

April 3, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Shalat Jama'ah | 3 Komentar
Tag: , ,

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
tenang
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa shalat jama’ah adalah shalat yang sangat utama sekali. Keutamaan shalat ini disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
SHOLATUL JAMA’AH AFDHOLU MIN SHOLATIL FADZDZI BI SAB’IN WA ‘ISYRIINA DAROJAH [Shalat jama’ah lebih utama dari shalat sendirian sebanyak 27 derajat] (HR. Bukhari dan Muslim).
Lalu bagaimanakah orang yang bersengaja shalat jama’ah di rumah bersama keluarganya, apakah dia juga mendapatkan keutamaan seperti disebutkan dalam hadits tadi?
Mari kita lihat apa kata ulama-ulama besar Saudi Arabia yang berada di Al Lajnah Ad Da’imah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia) mengenai hal ini.

Fatwa no. 6036, pertanyaan no.3

PERTANYAAN: Apakah orang yang shalat jama’ah di rumah bersama anak atau saudaranya -misalnya- akan mendapatkan keutamaan 27 derajat? Apakah shalat seperti ini dinamakan shalat jama’ah?

JAWAB:
Yang nampak jelas dari dalil (hadits) bahwa keutamaan 27 derajat yang dimaksudkan adalah untuk mereka yang melakukan shalat jama’ah di masjid atau untuk mereka yang melakukan shalat jama’ah, namun mereka tidak memiliki masjid atau pula untuk orang yang terkena udzur syar’i sehingga tidak bisa pergi ke masjid, lalu orang-orang yang kena udzur seperti ini shalat di rumah. (Inilah mereka yang berhak mendapat keutamaan 27 derajat tadi).
Adapun orang yang sebenarnya mampu ke masjid, namun dia tetap shalat jama’ah di rumah atau ladangnya atau tempat lainnya, mereka tidak akan mendapatkan keutamaan 27 derajat ini.
Wal ‘ilmu ‘indallah.

Ketua Al Lajnah Ad Da’imah: Syaikh Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz.

Setelah melihat fatwa di atas, masihkah kita kaum pria khususnya melakukan shalat jama’ah di rumah? Tentu saja orang yang ingin mencari pahala yang lebih akan pergi ke masjid dengan melihat keutamaan 27 derajat tadi.

Mudah-mudahan Allah memudahkan kita dan memberi taufik pada kita untuk melaksanakan amalan yang utama ini.

Diposting melalui HP, dari Panggang, Gunung Kidul, 1 Muharram 1430 H.

Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya

Muhammad Abduh Tuasikal, ST

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kalo sholat jamaah bagi wanita di rumahnya bagaimana?sebagaimana kita tahu hukum sholat jamaah bagi wanita hanya mubah sj,kalo dapat 27 derajat juga berarti hukumnya ndak mubah dong,karena ada keutamaan di situ..

  2. Kalo istri di rumah, mau berjamaah repot oleh kewajiban anak2 dll. gimana utk mendapatkan 27 derajat

  3. Terima kasih untuk tambahan pengetahuan keimanan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: