Fatwa: Jual Beli Dua Harga

Maret 14, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Muamalah | 3 Komentar
Tag: ,

Oleh Al Lajnah Ad Da’imah lil Buhuts wal Ifta’ (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi)

Pertanyaan 15-169, 15/6/1393 H

typing41

Pertanyaan:
Apa pendapatmu pada transaksi jual beli mobil: Jika dibeli secara tunai harganya 10.000 riyal, namun jika dibeli secara kredit 12.000 riyal sebagaimana yang berlaku saat ini di berbagai dealer mobil?

Jawaban:
Jika seseorang membeli mobil atau selainnya dari orang lain, misalnya dengan harga 10.000 riyal secara tunai atau 12.000 riyal -secara kredit- kemudian berpisah dari majelis akad, tanpa ada kesepakatan dari dua akad tadi (mau tunai ataukah kredit), maka jual beli semacam ini tidak diperbolehkan karena adanya ketidakjelasan harga yang dipilih dan tidak ada kejelasan tunai ataukah kredit. Kebanyakan ulama beralasan dengan hadits yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang jual beli 2 harga dalam satu jual beli. [1]
Namun jika telah disepakati oleh orang yang melakukan akad sebelum berpisah dari majelis akad antara dua harga tadi (yaitu dibeli secara tunai ataukah kredit), lalu setelah itu mereka berdua berpisah setelah menentukan dua harga tersebut, maka jual beli semacam ini sah, karena harga dan waktu pembayaran telah ditentukan.
Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad, wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

_____________________
[1] Hadits tersebut adalah dari Abu Hurairah,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِى بَيْعَةٍ
“Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang jual beli dua harga dalam satu jual beli.” (HR. Malik, At Tirmidzi dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Diterjemahkan oleh Muhammad Abduh Tuasikal

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. “Namun jika telah disepakati oleh orang yang melakukan akad sebelum berpisah dari majelis akad antara dua harga tadi (yaitu dibeli secara tunai ataukah kredit), lalu setelah itu mereka berdua berpisah setelah menentukan dua harga tersebut, maka jual beli semacam ini sah, karena harga dan waktu pembayaran telah ditentukan”

    Jadi membeli dengan harga kredit/lebih tinggi boleh ya Ustadz jika telah ada kesepakatan antara penjual dan pembeli..??

  2. Bismillahirrahmanirrahiim
    Jazakallah atas ilmunya ustadz.Ikut menanggapi pertanyaan akhi Abdul Basith. Jual beli secara kredit dibolehkan oleh syara’ dengan syarat tidak boleh dalam satu akad. Yang tidak sah adalah ada 2 harga dalam satu akad (seperti contoh di atas).Di dalam jual beli, pembeli mempunyai hak memilih (dgn kesepakatan), kalau dijual kontan harganya segini, kalau dijual kredit harganya sekian.Dalam kasus tersebut yang membedakan adalah akadnya(antara kontan dan kredit).
    Mohon dikoreksi apabila ada kesalahan.
    Wallahu a’lam bish-showaab

  3. tapi yang sering terjadi, pihak penjual sudah menawarkan dua harga tersebut tanpa ada kesempatan dari pihak pembeli untuk melakukan tawar menawar guna mencapai kesepakatan. Dengan kata lain kalaupun ada kesepakatan setelah meninggalkan majelis, itu lebih karena pihak pembeli tidak memiliki kekuatan untuk menawar kepada pihak penjual. kalo seperti itu bagaimana ustadz?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: