Reformasi Besar-besaran di Saudi Arabia

Februari 19, 2009 pukul 10:33 am | Ditulis dalam Nasehat | 4 Komentar
Tag: , ,

Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal

saudiTerlalu berlebihan yang dapat kami katakan mengenai pemberitaan di Saudi Arabia saat ini.
Berikut beritanya:

Raja Abdullah bin Abdul Aziz dari Arab Saudi, Sabtu (14/2), melakukan reformasi di negaranya. Dia membongkar kabinet pemerintahan, mengganti gubernur bank sentral, dan mengangkat perempuan pejabat pertama Noura al-Faez sebagai wakil menteri pendidikan.

Raja Abdullah juga mengganti Kepala Dewan Mahkamah Agung, Sheikh Saleh al-Luhaidan, yang selama ini dituding menghalangi upaya reformasi. Selain perubahan di jajaran institusi agama, Raja Abdullah juga menunjuk pejabat baru di departemen pendidikan, kehakiman, penerangan, dan kesehatan.

Perubahan terbesar ada di lembaga Dewan Syura. Ketua Dewan Syura Luhaidan, yang telah menjabat di posisi itu selama lebih dari 40 tahun, digantikan oleh Saleh bin Humaid.
[Senin, 16 Februari 2009 | 00:31 WIB, kompas.com]

Dengan berita ini, sebagian orang akhirnya ingin memojokkan Saudi Arabia karena memang pada dasarnya sudah benci pada Saudi Arabia, di mana di sana tegak syariat Islam dan ajaran tauhid.
hand82

Kami cuma bisa berkomentar singkat:

1. Jangan terlalu berlebih-lebihan dalam mengeksplos berita.
2. Saudi aman-aman saja, di sana cuma ada pergantian jabatan dalam pemeritahan. Perlu diketahui bahwa Syaikh Luhaidan yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Dewan Syura diganti bukan dipejat. Beliau diganti setelah 40 tahun menjabat karena memang saat ini adalah masanya pensiun karena umur. Pahami hal ini. Jadi, kalau dikatakan dipecat tanpa hormat, ini keliru. Ya memang sekarang sudah saatnya beliau pensiun.
3. Memang ada jabatan baru untuk wakil menteri pendidikan yang mengurus pendidikan wanita, yaitu Noura al Faez. Beliau adalah wanita yang mengurus hal tersebut. Ingat, di sini yang diurus adalah wanita. Lalu apa yang salah [?] Ini bukan berarti Saudi mendukung wanita sebagai pemimpin. Wanita tersebut bukan menjabat sebagai menteri. Pahamilah hal ini!

Lihat pembahasan kami mengenai pemimpin wanita di blog ini. Klik di sini.

Kami pun mengirim pesan singkat (sms) pada Ustadz Muhammad Arifin Badri, MA yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral di Universitas Islam Madinah dan beliau tentu saja lebih mengetahui kondisi Saudi yang sebenarnya daripada kita. Kami menanyakan lewat sms yang kami kirim pada shubuh hari, 23 Shofar 1430 H, mengenai Syaikh Al Luhaidan dan pejabat wanita tadi. Ustadz Arifin membalas sms tersebut:

Saudi aman-aman saja, hanya ada pergantian pejabat saja. Di antaranya Syaikh Luhaidan yang dipensiun karena umur. Ada juga jabatan baru wakil menteri pendidikan untuk urusan pendidikan wanita yang dijabat oleh wanita.

Semoga para pembaca jelas mengenai hal ini. Jadi, pergantian pejabat di atas bukanlah alasan untuk mencela dan memojokkan Saudi Arabia sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh Hizbut Tahrir dan beberapa media.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

Yogyakarta, 23 Shofar 1430 H

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. masyaAllah..
    Semoga kita semua bisa berlindung dari berita-berita yang keliru sehingga bisa menimbulkan fitnah..

  2. begitulah para HIZBIYUN, baik HIZBUT TAHRIR, Ikhwanul msulimin, takfiri, dll ahlu dholal yang selalu mencela negeri tauhid dan ahli tauhid…

    BTW gimana nih dengan iklan PKS yang paling baru, juru iklannya adalah seorang cewek tanpa jilbab! (ga sengaja liat iklannya di warung) na’udzubillah… kemanakah prinsip keislaman yang katanya mereka junjung? bukankah PKS dan antek2nya, seperti hidayat Nuw wahid, tidak ada rasa penolakan ketika tersiar kabar bahwa dia akan disandingkan sebagai wakil presiden oleh Ibu Mega? ana hanya ingin bertanya kepada pak hidayat dan kroni2nya di PKS, apa dia ga pernah membaca hadits tentang larang wanita sebagai pemimpin?

    maka, adillah wahai Hizbiyun!

    dan bagi HIZBUT TAHRIR, mengapa kalian tega menyuruh akhwat2 aktivis HT untuk turun ke jalan2 demonstrasi? kasian tuh akhwat, kepanasan, berdesak2an dg ikhwan, jadi bahan plototan para laki2 mata keranjang! sungguh kalianlah yg lebih parah dari pada orang awam wahai juhalla!

  3. berita mengenai penggantian pejabat di saudi di tanggapi biasa-biasa saja oleh rakyat saudi ,karena ana tinggal disaudi dan kita harus menyaring berita-berita yang memang ingin merusak negara yang penuh berkah ini.

  4. Hhhh…Dalam masayrakat islam sendiri sudah terjadi pergolakan yang begitu hebat..

    Patutnya kita merapatkan barisan, bukan malah saling merasa benar sendiri..

    Lalu yang benar mana…???

    Al Qur’an dan Hadist..??Ternyata kalian semua malah menyalahkan substansi dari pada kedua amanat Rasulullah tersebut..

    bagaimana dengan saya dan lainnya yang belum paham soal agama..???Apa ada yang mau menjadi kambing hitam ketika kita semua nanti di neraka…

    Hhhh…Tidak taulah saya…

    Salam Bocahbancar yang meluapkan isi hatinya..

    http://bocahbancar.wordpress.com/2009/02/12/takut-menjadi-presiden/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: