Engkau Melarang Anakmu, Malah Engkau Sendiri Melanggarnya

Januari 12, 2009 pukul 3:00 am | Ditulis dalam Anak Sholeh | 5 Komentar
Tag: , ,

Renungan Bagi Setiap Orang Tua
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST

Wahai para orang tua tercinta …
Wahai para ayah dan ibu, semoga kita selalu mendapatkan taufik Allah.

cinta3
Kenapa engkau larang anakmu dari akhlak yang tercela, namun engkau sendiri melakukannya?!
Kenapa engkau larang anakmu untuk berdusta, malah engkau sendiri yang berdusta?!
Engkau rela berdusta di hadapan mereka. Engkau dicari seseorang di rumah atau di telepon, namun karena ingin menghindar, engkau memerintah anakmu untuk mengatakan kepada orang yang mencarimu itu, “Nak, katakan padanya bahwa bapak tidak sedang ada di rumah.”

Bagaimana engkau mengajarkan anakmu untuk menepati janji, sedangkan engkau sering mengingkari janji?!!
Engkau melarang anakmu untuk bersuara keras.

Engkau mengajarkannya firman Allah Ta’ala,
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai..” (QS. Luqman : 19) .

Engkau mengajari demikian, namun engkau malah mengeraskan suaramu dengan mencaci, dan teriak-teriak. Engkau malah sering mencaci maki istri, juga anak-anakmu.
Bagaimana pula engkau melarang anak-anakmu merokok dan memandang hal-hal yang haram -seperti gambar porno atau wanita telanjang-, namun engkau sendiri melakukannya?!
Anakmu mungkin berkata, “Kenapa tidak boleh, Pak?” Kenapa engkau mewajibkan sesuatu namun engkau melanggarnya?!

Bukankah Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ (2) كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ (3)
Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff : 2-3)

Syu’aib ‘alaihish sholatu was salaam mengatakan,
مَا أُرِيدُ أَنْ أُخَالِفَكُمْ إِلَى مَا أَنْهَاكُمْ عَنْهُ إِنْ أُرِيدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ
Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan.” (QS. Hud : 88)

Mengenai hal ini terdapat pula hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dikeluarkan oleh Bukhari dari hadits Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma. Beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Di hari kiamat nanti akan ada seseorang yang dilemparkan ke dalam neraka. Lalu ususnya keluar di neraka. Kemudian dia berputar sebagaimana berputarnya keledai, dia berputar mengelilingi sebuah penggiling (yang dijalankan dengan tangannya). Lalu para penduduk neraka berkumpul di sekitarnya. Mereka berkata, “Wahai si A, apa yang terjadi padamu? Bukankah dulu engkau mengajak kami pada kebajikan dan melarang kami dari kemungkaran? Orang ini menjawab, “(Iya betul). Dulu memang aku mengajak kalian pada kebajikan namun aku sendiri tidak melaksanakannya. Aku juga melarang kalian dari kemungkaran, namun aku sendiri melakukannya.” (HR. Bukhari no. 3267)

Semoga kita termasuk orang tua yang mengajak anak pada kebaikan, namun kita juga melaksanakan hal itu. Semoga pula kita termasuk orang tua yang melarang dari kemungkaran dan berusaha menjauhinya.
Ya Allah, berkahilah pendengaran, penglihatan, dan hati kami. Ya Allah, berkahilah istri dan anak-anak kami, semoga mereka menjadi penyejuk mata bagi kami.

Rujukan : Fiqh Tarbiyah Al Abna’, Musthofa Al Adawi

Disusun di Pangukan, Sleman di sore hari saat Allah menurunkan berkah hujan
13 Dzulqo’dah 1429

Yang Selalu Mengharapkan Ampunan dan Rahmat Rabbnya
Muhammad Abduh Tuasikal, ST

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Salam kenal dari http://oyonk.com
    tukaran link yuu…uk
    ditunggu kunjungan dan dukungannya

    terimakasih

  2. Ass. Wr. Wb. Terima kasih banyak atas peringatan-pringatan dan pelajaran yang diberikan oleh ustaz dan mohon di do’akan untuk saya agar menjadi orang tua yang baik dan shaleh. Saya ber

  3. maaf, kursor komputer melompat-lompat. Saya lanjutkan, saya berdoa semoga ustaz selalu dalam lindungan dan petunjuk Allah dan diberkahi dalam umur sehingga bermanfaat bagi umat Islam dalam berbuat amal shaleh. Amin.

  4. Wah, ini juga berguna untuk orang yang akan menjadi calon orang tua ke depannya..
    Jazakallahukhairan..

  5. […] RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: